fin.co.id - Geger! Drama perebutan hak asuh anak antara musisi kondang Virgoun dan mantan istrinya, Inara Rusli, memasuki babak baru yang semakin memanas. Setelah sempat menghilang dari panggilan Komnas Perlindungan Anak (PA), publik sempat menuding pelantun lagu "Duka" ini sengaja lari dari tanggung jawab. Namun, benarkah demikian? Jawabannya ternyata sangat mengejutkan!
Isu mengenai Virgoun yang sengaja menghindar langsung dimentahkan oleh pihak kuasa hukumnya. Jangan sampai kamu ketinggalan informasi paling panas minggu ini, karena keputusan Virgoun untuk hadir di Komnas PA diprediksi akan mengubah konstelasi hukum kasus yang menyita perhatian publik ini secara total. Apakah perdamaian benar-benar ada di depan mata, atau justru rahasia baru akan terbongkar?
Kuasa Hukum Pasang Badan: Virgoun Justru Sambut Baik Panggilan Komnas PA
Andy Santika, kuasa hukum Virgoun, secara tegas membantah spekulasi miring yang menyebut kliennya takut menghadapi proses klarifikasi. Menurutnya, Virgoun sama sekali tidak merasa terbebani, bahkan merasa bangga mendapatkan kesempatan berbicara di hadapan lembaga perlindungan anak tersebut demi masa depan buah hatinya.
"Enggak ada masalah sebenarnya buat Virgoun. Dia malah menyampaikan kalau dia sebenarnya senang dipanggil (oleh Komnas PA)," ungkap Andy saat memberikan keterangan resmi di kawasan Cinere, Depok, Jumat (6/2/2026). Pernyataan ini sekaligus mendinginkan tensi yang sempat memanas akibat absennya sang artis pada agenda pertama.
Alasan Virgoun Absen: Panggilan Terlalu Mendadak dan Bentrok Jadwal Konser
Bagi kamu yang bertanya-tanya mengapa Virgoun tidak muncul sebelumnya, ternyata alasannya sangat teknis dan logis. Sebagai musisi dengan jam terbang tinggi, jadwal pekerjaan Virgoun sudah tersusun rapi jauh-jauh hari. Andy menjelaskan bahwa surat panggilan yang datang tergolong sangat mepet sehingga sulit bagi kliennya untuk membatalkan kontrak kerja secara mendadak.
"Panggilannya terlalu mendesak, mendadak. Virgoun kan ada pekerjaan juga ya, makanya tidak bisa memenuhi panggilan hari ini," jelas Andy secara detail. Ia memastikan bahwa ketidakhadiran tersebut murni karena urusan profesionalisme, bukan karena niat buruk untuk menghambat proses hukum atau mediasi.
9 Februari Jadi Penentuan: Siap Akhiri Drama Saling Gugat dengan Inara Rusli?
Untuk membuktikan itikad baiknya, Virgoun sudah mengosongkan jadwal untuk hadir pada Senin, 9 Februari mendatang. Momen ini diharapkan menjadi "jalur sejuk" di tengah panasnya sengketa di meja hijau. Pihak Virgoun mengaku mulai jenuh dengan drama gugat-menggugat yang selama ini menghiasi layar kaca dan berharap Komnas PA bisa menjadi mediator yang adil.
"Saya berharap saat klarifikasi besok semuanya jelas dan terang. Kalau bisa lewat mediasi secara damai dengan dimediasi Komnas PA, ya tidak perlu lagi ada gugat-gugat segala macam," tutur Andy Santika dengan penuh harap. Fokus utama dari pertemuan ini adalah mencapai kesepakatan damai terkait hak asuh anak tanpa ada pihak yang merasa dirugikan.
Kepentingan Anak Jadi Prioritas Utama: Win-Win Solution Diincar!
Pihak Virgoun menegaskan bahwa segala langkah yang diambil saat ini semata-mata demi kepentingan terbaik bagi anak-anak mereka. Perdamaian melalui mediasi dianggap jauh lebih efektif daripada terus bertarung di pengadilan. Jika mediasi di Komnas PA pekan depan berhasil, bukan tidak mungkin drama panjang ini akan berakhir dengan jabat tangan perdamaian.
"Hasil yang baik untuk kepentingan mereka berdua, ya InsyaAllah bisa terlaksana," pungkas Andy mengakhiri wawancara. Akankah 9 Februari menjadi akhir dari perseteruan Virgoun dan Inara? Tetap pantau perkembangannya agar kamu tidak ketinggalan momen bersejarah ini! - Hasyim Ashari/Disway -