fin.co.id - Musisi Raisa Andriana membagikan pengalaman menegangkan, hampir membuatnya terjebak di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab.
Pengalaman menegangkan tersebut terjadi saat konflik bersenjata, memicu gangguan besar pada penerbangan internasional yang akan ia gunakan.
Kejadian ini bermula ketika Raisa tengah transit di Bandara Dubai pada akhir pekan lalu, sebelum kembali melanjutkan penerbangan ke Indonesia.
Ia menerangkan bahwa penerbangannya berlangsung kurang dari 1–2 jam sebelum semua jadwal penerbangan di Dubai dibatalkan, akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah antara Iran dan pihak lain.
Dalam unggahan di broadcast channel-nya, Raisa menulis bahwa ia sudah mendarat dengan selamat di Jakarta dan mengucapkan syukur atas keselamatannya.
"BTW guys alhamdulillah aku udah landing di Jakarta. Pas banget tadi emang aku transit di Dubai, sekitar 1-2 jam setelah aku terbang semua flight di-cancel," ungkap Raisa Andriana.
Ia juga mengirimkan dukungan dan empati kepada semua yang terdampak, khususnya mereka yang mengalami kebingungan, ketakutan, atau kesulitan akibat pembatalan penerbangan tersebut.
"Semangat semua yang lagi keribetan dan kebingungan juga ketakutan, yang rencananya keganggu dan terlebih lagi yang memang tinggal di negara atau kota ter-impact tersebut. Semoga cepat-cepat berhenti semua kegilaan dunia ini," ucapnya.
Sementara itu, make up artist kenamaan Bubah Alfian, yang juga berada bersama Raisa dalam perjalanan itu, menceritakan versi pengalamannya.
Ia mengatakan suasana berubah cepat ketika kabar pembatalan penerbangan menyebar, dan sebelum naik pesawat mereka masih bisa tersenyum.
"Sebelum naik pesawat kami masih bisa tersenyum. Saat mendarat, wajah sudah pucat. Alhamdulillah saya dan Yaya dalam lindungan Allah. Kami terbang kurang dari satu jam sebelum semuanya terjadi," kata Bubah Alfian.
Namun sesaat setelah mendarat, mereka menyadari bahwa dunia di luar sudah jauh lebih tegang.
Kisah ini menarik perhatian netizen karena menunjukkan betapa dekatnya artis tanah air, dengan momen berbahaya di tengah konflik global yang mempengaruhi perjalanan internasional.
Raisa pun mengajak publik untuk tetap berharap pada kedamaian duni, serta terus saling menguatkan dalam kondisi sulit seperti ini.