Film n Musik . 24/07/2026, 11:58 WIB
Penulis : Dimas Satriyo Nugro | Editor : Dimas Satriyo Nugro
Fin.co.id,Hiburan - Sineas Korea Selatan Yeon Sang-ho kembali menggarap serial Netflix berjudul "Parasyte: Tamiya" versi "live-action" sukses setelah menggarap "Parasyte: The Grey", dengan serial baru tersebut dibintangi aktris Shioli Kutsuna dan dijadwalkan tayang pada tahun 2027.
Serial "Parasyte: The Grey" sebelumnya mampu bertahan selama empat pekan di daftar 10 serial televisi non-Inggris teratas global Netflix dan mencapai peringkat pertama di 34 negara setelah dirilis pada 2024.
Dilaporkan dari Variety, Rabu (22/7) waktu setempat, pencipta dan penulis naskah Yeon Sang-ho mengungkapkan kisah tokoh utama Ryoko Tamiya atas hakikat eksistensinya adalah kelebihan "Parasyte" versi asli dari sekadar komik Jepang (manga) bertema pahlawan, yang ditujukan untuk anak-anak, menjadi cerita yang relevan dengan banyak penonton di Netflix.
"Saya pikir penderitaan yang dialaminya adalah inti dari 'Parasyte'," kata Yeon.
Yeon Sang-ho mengembangkan konsep cerita dan menulis naskah bersama Ryu Yong-jae. WOWPOINT kembali bertindak sebagai rumah produksi serial "live-action" itu.
Mengenai penunjukan sutradara, Yeon menyampaikan telah memilih Kakimoto Kensaku (“Glass Heart”) dan Nakagawa Kazuhiro (“Double”, “Bullet Train Explosion”).
“Kedua sutradara ini memiliki gaya yang sangat berbeda, dan saya sangat berharap akan adanya kolaborasi di antara mereka,” kata Yeon.
Serial "Parasyte: Tamiya" akan mengambil sudut pandang karakter Ryoko Tamiya.
Dalam komik aslinya, Ryoko Tamiya adalah parasit yang mengambil alih tubuh seorang guru SMA, awalnya ganas dan tanpa memandang bulu sebelum secara bertahap belajar dari lingkungan manusia di sekitarnya.
Saat ia menyaksikan parasit dan manusia bisa berbagi satu tubuh, ia pun berpikir mungkin hidup berdampingan lebih baik daripada konflik.
Yeon memilih aktris kelahiran Australia, Shioli Kutsuna, untuk memerankan karakter Ryoko Tamiya.
Perannya akan mencakup tiga kondisi berbeda, yaitu sebagai manusia biasa, parasit setelah mengambil alih tubuh manusia, serta parasit yang berinteraksi dengan manusia.
"Saya yakin itu merupakan tantangan besar bagi Kutsuna sebagai seorang aktris. Saya pikir dia melakukan pekerjaan yang luar biasa di sini dalam menggambarkan proses adaptasi makhluk non-manusia terhadap kemanusiaan dan eksistensinya sendiri," kata Yeon.
Senada, Shioli Kutsuna mengatakan peran sebagai Ryoko Tamiya adalah peran yang paling menantang sepanjang karir aktingnya.
PT.Portal Indonesia Media
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id