Serba Serbi . 14/08/2026, 12:10 WIB

Ada di mana-mana, Diskon Gila-gilaan O!Save Punya Siapa?

Penulis : Dimas Satriyo Nugro  |  Editor : Dimas Satriyo Nugro

Fin.co.id, Hiburan - Persaingan bisnis ritel modern di Indonesia semakin ramai.
Selain nama-nama yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat, kini muncul sejumlah brand baru dengan konsep dan nuansa berbeda, termasuk salah satunya adalah O!Save.
Kehadiran O!Save cukup menarik perhatian masyarakat di Tanah Air.
Tak hanya karena kemunculannya di sejumlah sudut kota, jaringan ritel ini mengambil konsep hard discount dan menjadikan harga produk murah sebagai daya tariknya.

O!Save merupakan jaringan ritel asal Filipina yang mengusung konsep hard discount. Jaringan ritel ini menjadi bagian dari ekosistem bisnis Robinsons Retail Holdings Inc. (RRHI), salah satu perusahaan ritel terbesar di Filipina.

Lebih jauh lagi, RRHI juga termasuk bagian dari JG Summit Holdings, konglomerasi yang Didirikan oleh mendiang pebisnis Filipina, John Gokongwei Jr. Menurut laman resminya, Robinsons Retail sendiri memiliki banyak lini bisnis yang dijalankan, termasuk supermarket, department store, toko obat, dan lainnya.

Melihat ke belakang, O!Save mulai hadir di Filipina sejak tahun 2021.
Setelahnya, ritel ini mulai memperluas jangkauannya ke luar negeri, termasuk Indonesia.
Di samping ekspansinya, O!Save juga sudah memiliki ratusan cabang di negara asalnya.

O!Save berekspansi ke Indonesia pada tahun 2023 sebagai jaringan ritel berkonsep hard discount.
Model bisnis ini terbilang cukup langka dan fokus pada penjualan sehari-hari dengan harga rendah lewat efisiensi dalam operasional tokonya.

Layaknya sebuah ritel, produk yang dijual O!Hemat mencakup banyak kebutuhan dasar, sehari-hari.
Berdasarkan informasi laman resminya, termasuk makanan, kebutuhan rumah tangga, hingga produk perawatan diri.
Kehadirannya di Indonesia menjadi warna baru yang bisa dijadikan pilihan konsumen untuk belanja kebutuhan harian dengan murah.
Bahkan, ada anggapan dari sebagian pihak yang menyebut potensi O!Save sebagai calon penantang baru untuk nama populer seperti Alfamart dan Indomaret.

Seperti dijelaskan sebelumnya, O!Save dalam pengoperasiannya menggunakan konsep hard discount. Mereka bahkan memiliki slogan “Everyday Low Price” yang memungkinkan pelanggan mendapatkan harga murah setiap hari tanpa harus menunggu program diskon atau promosi secara berkala.

Selain konsep, salah satu karakteristik yang terlihat dari O!Save adalah desain tokonya dibuat sederhana. Setiap gerai biasanya tidak memakai dekorasi berlebihan yang bisa menguras biaya.

Di dalam gerai, produknya bahkan tidak ditata satu per satu seperti minimarket konvensional, tetapi dipajang langsung dalam kardus atau di atas palet. Strategi seperti ini dilakukan untuk mengurangi biaya yang dianggap kurang perlu sehingga nantinya harga produk bisa ditekan.

Strategi yang diterapkan O!Save sebenarnya memiliki kemiripan dengan konsep hard discount yang lebih dulu populer di Eropa melalui jaringan seperti Aldi dan Lidl. Konsepnya cukup sederhana, yaitu membuat pengalaman berbelanja lebih praktis dengan memangkas hal-hal yang dianggap tidak terlalu penting, tetapi bisa menekan harga produknya tetap terjangkau.

Melalui pendekatan tersebut, O!Save hadir sebagai alternatif di tengah ketatnya persaingan bisnis ritel di Indonesia. Alih-alih mengandalkan toko berukuran besar dengan pilihan barang yang sangat beragam, O!Save lebih menonjolkan efisiensi, kemudahan, dan harga murah sebagai daya tarik bagi konsumen.


           
© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id