Film n Musik . 11/09/2026, 11:30 WIB

IU, yang Melepaskan seorang Bintang, Yoo In-na dan Belahan Jiwa Abadi Uaena

Penulis : Dimas Satriyo Nugro  |  Editor : Dimas Satriyo Nugro

Fin.co.id,Hiburan - Yoo In-na dan Uaena sebagai salah satu lagu utama IU menjadi simbol dua pribadi yang saling mendukung tanpa syarat.
Kesedihan yang terorganisir ini bukanlah perjuangan putus asa seseorang yang mencoba melupakan orang lain, tetapi rasa hormat tertinggi yang dapat diberikan seseorang kepada ruang yang dulunya merupakan alam semesta yang lengkap.
Ini adalah sikap meninggalkan segalanya di masa lalu, alih-alih menyia-nyiakannya atau merusaknya, dan akhirnya pergi dengan tangan kosong.
Suara lembut dan berkelas yang dijalin oleh Gureum dan Sumin secara meyakinkan mendukung gagasan bahwa perpisahan yang ditulis oleh IU ini bukanlah kekalahan, melainkan perpisahan yang berakhir dengan dunia yang telah lengkap.

Sebaliknya, lagu utama lainnya, "Dear My Crazy Soulmate," langsung menuju penerima yang sangat pribadi, "Untuk Yoo In-na" yang tercantum dalam pengantar album, dengan lembut melampaui kerangka hubungan normatif yang telah berulang kali ditiru oleh musik pop.
Sama seperti nama aktris Yoo In-na—belahan jiwa dan tempat perlindungan teraman IU—dan "Uaena"—fandom yang mendukung dunia musiknya—membentuk rima magis, lagu ini menggali misteri sebuah hubungan di mana mereka saling mendukung tanpa syarat.

Melintasi jalinan generasi antara usia sembilan belas dan tiga puluh tahun, persahabatan antara dua orang yang telah berbagi beban hidup mereka selama lebih dari satu dekade mencapai ranah "persahabatan etis" dalam lagu ini. Mengakui seseorang secara mendalam bukanlah berarti menyetujui kompetensi atau kerapian mereka. Itu berarti menerima tanpa syarat bagian-bagian yang paling kasar dan rapuh dari orang lain—yaitu, "keanehan" yang tidak dapat dijelaskan oleh tata bahasa dunia.

Pengakuan dalam lirik—"Kau mengakui keanehanmu lagi hari ini / Bersama dengan kata-kata 'Kau kecewa,' / Kau bisa membayangkan aneh di hadapanku seumur hidupmu / Itulah mengapa aku semakin menyukaimu"—menunjukkan penerimaan pada tingkat yang berbeda. Sementara dunia terus-menerus menuntut jalur kebermanfaatan, produktivitas, dan kenormalan (“KERJA, BENCI,” “MANUSIA, CINTA”), dalam mikrokosmos kedua orang ini, kekurangan dan kerentanan bukan menjadi stigma, tetapi tanda unik yang memungkinkan mereka untuk saling mengenali.

Sungguh menakjubkan melihat bagaimana lanskap impian mereka berkembang bukan sebagai spesimen awet muda yang terpelihara, tetapi sebagai cerminan usia tua: "Mimpiku adalah menjadi dua nenek yang aneh bersama."
Menjadi tua bukanlah kehilangan kecantikannya, namun proses memperoleh kebebasan untuk menjadi aneh seperti diri sendiri, tidak terikat oleh penilaian dunia.
Dalam video musik yang dibintangi Na Moon-hee dan Kim Young-ok, dua aktris ikonik yang mewakili usia tua Korea, solidaritas para wanita lanjut usia yang dengan mudah menetralkan bahkan tembok institusi penjara yang dingin untuk saling menemukan—bahkan jika itu berarti melempar batu—sangat selaras dengan janji lagu untuk dengan rela "bermain-main" Anda, bahkan di tengah bencana di mana dunia runtuh.
Ini adalah kelembutan menjadi "kaki tangan" yang rela melanggar aturan dunia untuk meringankan rasa sakit dan kesepian orang lain.

Single ini membuktikan bahwa perspektif penulis lirik IU tentang membentuk hubungan dengan orang lain dan mengungkapkannya semakin matang. Di satu sisi, ia melakukan ritual perpisahan yang sangat murni terhadap bintang yang meredup, sementara di sisi lain, ia menandatangani kontrak hidup dengan seseorang yang akan berdiri di sisinya hingga akhir, hingga dunia menyerah pada mereka. Kedewasaan untuk dengan jujur ​​meratapi cinta yang telah berakhir dan kehangatan untuk sepenuhnya menerima orang lain yang memiliki kekurangan pada akhirnya tumbuh dari akar yang sama.

Setelah dengan anggun membereskan kehilangan dan menegaskan tempat tinggal yang damai melalui solidaritas di luar dunia, IU kini menuju babak selanjutnya dengan langkah yang lebih mantap. Album studio ke-6-nya akan dirilis tak lama setelah video musik untuk "From This Star" diluncurkan pada tanggal 16. Pertumbuhan IU selalu berbanding lurus dengan luasnya ia merangkul orang lain dalam musiknya. "From This Star" naik ke posisi kedua di Melon Top 100—sebuah tangga lagu yang didominasi oleh grup K-pop populer seperti Liscène, BIGBANG, dan Cortis—pada pukul 11​​malam di hari yang sama, hanya lima jam setelah dirilis. 'Dear My Crazy Soulmate' juga menempati posisi yang relatif tinggi di peringkat ke-14 pada tangga lagu yang sama. IU adalah bagian jiwa Yoo In-na dan Uaena, yang tidak pernah memisahkan kualitas dari artistik popularitas.

           
© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id