Selebriti . 05/10/2026, 10:21 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Rutinitas membersihkan wajah menjadi langkah esensial dalam merawat kesehatan kulit sehari-hari. Kendati demikian, tingginya mobilitas masyarakat modern kerap menuntut proses cleansing yang tidak hanya efektif, tetapi juga praktis dilakukan kapan pun dan di mana pun.
Tantangan tersebut dirasakan betul oleh figur publik Aaliyah Massaid. Menjalani peran baru sebagai seorang ibu di tengah kesibukan padat jadwal syuting serta rutinitas olahraga membuat Aaliyah mendambakan cara merawat kulit yang jauh lebih fleksibel.
"Setelah menjadi ibu baru yang memiliki aktivitas banyak termasuk syuting dan juga olahraga, aku ingin tetap punya waktu untuk merawat diri, tapi caranya perlu lebih fleksibel," ungkap Aaliyah Massaid dalam rangkaian acara Wardah Skin Longevity Clinic di ASHTA District 8, Jakarta, Minggu (4/10/2026).
Kebutuhan akan produk perawatan yang praktis semakin mendesak saat seseorang harus bepergian (travelling). Membersihkan makeup tanpa perlu membawa banyak botol produk terpisah menjadi pilihan utama, terutama ketika harus berpindah dari satu agenda ke agenda lainnya dengan cepat.
Menjawab kebutuhan mobilitas tinggi tersebut, Wardah meluncurkan Wardah Low pH Micellar Pad Japanese Mugwort + Upcycled Lavender. Produk ini hadir dalam format cleansing pad siap pakai yang memadukan keunggulan cairan micellar water dengan formula lembut ber-pH seimbang (low pH 5.5).
Meski mengusung kepraktisan, proses membersihkan wajah tetap wajib memperhatikan aspek kesehatan kulit. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Hafiza Fikri, Sp.DVE, FINSDV, FAADV, mengingatkan bahwa rutinitas cleansing harus memerhatikan gesekan mekanis serta kondisi skin barrier.
Menurut dr. Hafiza, membersihkan wajah dengan tekanan berlebihan atau mengejar sensasi kulit yang sangat kesat tidak membuat proses cleansing menjadi lebih efektif. Sebaliknya, cleansing yang ideal mampu mengangkat makeup, tabir surya (sunscreen), sebum, serta kotoran secara optimal tanpa membutuhkan gesekan kasar dan tanpa meninggalkan rasa tidak nyaman pada kulit.
"Cleansing yang baik adalah ketika makeup, sunscreen, sebum, dan kotoran dapat terangkat secara efektif tanpa membutuhkan gesekan berlebihan dan tanpa membuat kulit terasa tidak nyaman setelahnya. Karena itu, efektivitas dan kelembutan seharusnya berjalan beriringan," jelas dr. Hafiza dalam sesi talkshow bertajuk “How a Practical Cleansing Ritual Can Become a Long-Term Investment in Your Skin” di Jakarta.
Ia menambahkan, kebiasaan cleansing yang tepat menjadi fondasi krusial sebelum mengaplikasikan produk skincare berikutnya. Kulit yang tidak bersih secara sempurna membuat rangkaian perawatan lanjutan bekerja kurang maksimal. Kesehatan kulit jangka panjang dibangun dari kebiasaan kecil sehari-hari, bukan perawatan instan.
"Sebagus dan semahal apa pun skincare yang dipakai, tidak akan ada artinya kalau tahap paling mendasarnya, yaitu cleansing masih asal-asalan," tegas dr. Hafiza.
PT.Portal Indonesia Media
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id