Beberapa orang percaya bahwa cerita mistis tersebut hanyalah rumor yang sengaja disebarkan untuk menakut-nakuti orang. Ada juga yang percaya bahwa cerita tersebut berasal dari pengalaman orang-orang yang kebetulan mengalami kejadian aneh di jembatan tersebut.
Terlepas dari cerita mistis yang beredar, Jembatan Slipi akan tetap menjadi salah satu jalur penting di Jakarta Barat.
BACA JUGA:
Bagi masyarakat yang percaya dengan cerita mistis, Jembatan Slipi mungkin menjadi tempat yang angker dan menyeramkan. Namun, bagi orang yang tidak percaya, Jembatan Slipi hanyalah jembatan biasa yang tidak ada bedanya dengan jembatan lainnya.
10 Pantangan di Jembatan Slipi
Jembatan Slipi di Palmerah, Jakarta Barat, terkenal dengan cerita mistis dan berbagai pantangan yang diyakini masyarakat. Berikut beberapa mitos pantangan di Jembatan Slipi:
1. Berhenti di Tengah Jembatan:
Dipercaya bahwa berhenti di tengah jembatan dapat menarik perhatian makhluk halus yang sering berkeliaran di sana. Hal ini diyakini dapat membahayakan keselamatan pengendara.
2. Menoleh ke Belakang Saat Melewati Jembatan:
Konon, menoleh ke belakang saat melewati jembatan dapat membuat pengendara diikuti oleh arwah penasaran yang bergentayangan di area tersebut.
3. Bersiul atau Berkata Kasar:
Bersiul atau berkata kasar diyakini dapat mengganggu ketenangan arwah yang berada di sekitar jembatan. Hal ini dapat memicu kemarahan mereka dan membahayakan pengendara.
4. Melewati Jembatan Saat Malam Hari:
Mitos mengatakan bahwa malam hari merupakan waktu di mana arwah-arwah penasaran paling aktif. Oleh karena itu, banyak orang yang menghindari melewati Jembatan Slipi pada malam hari.