fin.co.id - Siap-siap merinding! Industri film horor Indonesia kembali menggila dengan hadirnya film terbaru Netflix, "Abadi Nan Jaya". Film ini tidak hanya menawarkan cerita mencekam, tetapi juga menghadirkan sosok zombie yang berbeda dan memiliki kekhasan lokal yang benar-benar menyeramkan. Tim produksi telah mengungkapkan proses riset mendalam dan kolaborasi gila untuk menciptakan karakter zombie yang otentik, mulai dari penampilan, ekspresi wajah, hingga gerak-gerik.
Zombie di "Abadi Nan Jaya" bukan zombie ala Hollywood biasa! Mereka punya DNA Indonesia yang unik. Mau tahu rahasia di balik wujud zombie yang bisa bikin kamu susah tidur? Kita akan bedah tuntas mulai dari inspirasi alam liar hingga detail riasan untuk lebih dari 200 pemain zombie!
Inspirasi Gila dari Alam: Kenalan dengan Zombie Kantong Semar
Salah satu elemen paling menarik dari film "Abadi Nan Jaya" adalah inspirasi di balik penampilan para zombie. Ternyata, karakteristik fisik dan tekstur mengerikan di tubuh zombie ini datang dari alam Indonesia sendiri!
Tim special effects makeup mendapatkan inspirasi dari tanaman karnivora endemik, yaitu kantong semar. Tanaman ini memiliki bagian dalam yang terdapat pori-pori dengan bentuk berlubang-lubang serta urat yang cukup besar. Bayangkan, tekstur menjijikkan dan detail urat inilah yang kemudian ditransfer ke wajah dan tubuh para pemain zombie, menciptakan tampilan yang benar-benar orisinal dan lokal!
Astrid Sambudiono, special effects makeup artist film "Abadi Nan Jaya", menjelaskan proses rumit ini. Desain tekstur urat dan luka pada zombie awalnya dirancang secara digital. Setelah final, desain tersebut diaplikasikan secara manual pada wajah dan tubuh ratusan pemain, memastikan setiap zombie membawa aura horor yang maksimal.
Riasan Tiga Kelompok: Level Detail yang Bikin Takjub
Astrid dan timnya tidak main-main. Mereka menggarap riasan untuk lebih dari 200 pemain zombie! Untuk menjaga efisiensi dan detail, tim yang beranggotakan 20 orang ini membagi para pemain zombie ke dalam tiga kelompok utama:
- Zombie Utama: Kelompok ini menggunakan teknik rias paling mendetail dan intensif. Tim menggunakan bahan silikon untuk memungkinkan detail dan tekstur riasan terlihat sangat tajam dan realistis saat disorot dari dekat oleh kamera.
- Zombie Pendukung: Mereka menggunakan bahan bernama prosthetic transfer. Bahan ini memang tidak sedetail silikon, tetapi tetap mampu memberikan efek luka dan tekstur yang cukup meyakinkan untuk adegan jarak menengah.
- Zombie Tambahan: Untuk kelompok ini, tim menggunakan teknik tato transfer. Teknik ini memungkinkan riasan cepat dan efektif untuk area yang jauh dari sorotan utama, cukup untuk memperlihatkan pola-pola luka yang mengerikan.
Pembagian kelompok dan level detail ini menunjukkan profesionalisme tinggi tim produksi dalam menciptakan dunia apokaliptik zombie yang benar-benar meyakinkan.
Riset Enam Bulan! Koreografi Hewani yang Penuh Tekanan
Selain riasan yang luar biasa, film "Abadi Nan Jaya" juga menghadirkan gerakan zombie yang unik. Tim produksi menghadirkan koreografer handal, Boby Ari Setiawan, untuk merancang dan melatih gerakan khas zombie ini.
Prosesnya pun tidak instan. Boby memulai dengan riset selama enam bulan penuh! Dari riset panjang itu, Boby berhasil merancang lebih dari 200 gerakan yang berbeda-beda untuk para pemeran zombie. Tujuannya? Memberikan kedalaman karakter dan konsistensi pada setiap zombie yang muncul di layar.
Boby menjelaskan konsep gerakan ini. Transformasi awal ketika virus mulai menyerang tubuh ditandai dengan gerakan anomali yang sifatnya seperti hewan. Dia mengadaptasi insting dan sifat agresif hewan untuk perilaku karakter zombie, membuatnya terasa lebih primitif dan mengancam.