Kisah Sartika Menggetarkan Bioskop, Film 'Pangku' Hadir dengan Nuansa Lokal

entertainment.fin.co.id - 23/11/2025, 17:11 WIB

Kisah Sartika Menggetarkan Bioskop, Film 'Pangku' Hadir dengan Nuansa Lokal

Film 'Pangku' Hadir dengan Nuansa Lokal (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Dunia perfilman Indonesia kedatangan karya terbaru yang mencuri perhatian, yang tentunya wajib kamu tonton langsung di bioskop.

Reza Rahadian akhirnya merilis film panjang pertamanya sebagai sutradara berjudul Pangku, yang mulai tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 6 November 2025.

Debut ini langsung menuai sorotan karena mengangkat kisah kehidupan perempuan pesisir Jawa, yang jarang muncul di layar lebar.

Cerita berpusat pada Sartika, seorang perempuan muda yang nekat meninggalkan kampung halamannya demi mengejar hidup yang lebih baik di kawasan Pantura.

Advertisement

Dalam kondisi hamil besar dan penuh ketidakpastian, takdir membawanya bertemu Bu Maya, pemilik kedai kopi sederhana yang menawarkan tempat tinggal sekaligus pekerjaan.

Pertemuan itu menjadi titik balik hidup Sartika, membuka ruang baru untuk bertahan dan menemukan arti keluarga.

Yang membuat Pangku terasa berbeda adalah latar budayanya, film ini menyentuh fenomena kopi pangku, tradisi unik di beberapa daerah pesisir Jawa.

Warung kopi pangku, menyajikan kopi dengan interaksi hangat antara peracik kopi dan pelanggan, sering kali diperankan oleh para ibu tunggal yang menggantungkan hidup dari kedai kecil mereka.

Latar ini kemudian menjadi napas utama, yang menyelimuti perjalanan emosional Sartika dan orang-orang di sekitarnya.

Selama 100 menit, penonton diajak menyelami perjuangan Sartika membesarkan anak di tengah keterbatasan ekonomi, sembari memperlihatkan bagaimana harapan bisa tumbuh di tempat yang sederhana.

Kehadiran Hadi, seorang sopir truk pengangkut ikan, memberi warna romansa yang lembut dan membumi.

Reza Rahadian tidak hanya duduk di kursi sutradara, tetapi juga ikut menulis naskah bersama penulis Felix K. Nesi.

Kolaborasi keduanya berbuah manis, terbukti saat Pangku meraih penghargaan di Busan International Film Festival (BIFF) 2025 dan mendapatkan apresiasi positif dari para kritikus internasional.

Advertisement

Deretan pemain seperti Claresta Taufan, Christine Hakim, dan Fedi Nuril tampil memukau dengan akting yang kuat dan emosional.

Kombinasi tema, karakter, dan atmosfer lokal membuat film ini terasa dekat sekaligus menyentuh.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID

-->