fin.co.id - Penggemar Marcel Cinematic Universe (MCU) sedang menanti kehadiran film terbaru berjudul Avengers Doomday yang direncanakan akan tayang pada tahun 2026. Film ini sangat layak dinanti karena kehadiran aktor Robert Downey Junior (RDJ) yang berperan sebagai Dokter Doom sosok villain utama dalam film terbaru Marvel.
Perlu diingat jika Robert Downey Junior merupakan ikon penting bagi pecinta MCU sebagai Tony Stark atau Iron Man. Dalam film Avengers Endgame, Tony mengorbankan dirinya dengan menggunakan seluruh batu Infinity untuk mengalahkan seluruh pasukan Thanos. Kekuatan kosmik permata itu menghancurkan tubuhnya, membiarkannya bertahan hanya untuk mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada orang-orang yang dicintainya.
Namun, seperti yang sudah ditegaskan oleh Black Panther, kematian bukanlah akhir di MCU. Warisan Tony Stark terus hidup dan menginspirasi generasi pahlawan baru. Kita melihatnya dalam diri Peter Parker, yang berjuang menjadi pahlawan seperti mantan mentornya, dan juga Riri Williams (Ironheart).
Cara lain MCU memastikan karakter paling pentingnya tetap dikenang adalah dengan menampilkan wajahnya pada sosok antagonis utama terbaru. Tentu saja, Robert Downey Jr. dikabarkan akan memerankan Doctor Doom dalam film Avengers: Doomsday. Ini jelas bukan kebetulan begitu film krusial tersebut dimulai. Kehadiran Doom bukan hanya mengguncang para Pahlawan Terkuat Bumi, tetapi juga bisa menjadi sindiran tajam terhadap perkataan kunci Tony Stark sendiri yang menjelaskan mengapa penjahat ini tiba-tiba terobsesi mengambil alih Multiverse.
Tony Stark Sempat Menolak Main-Main dengan Waktu di Avengers: Endgame
Setelah peristiwa mengerikan di Avengers: Infinity War, di mana separuh alam semesta menghilang, para Avengers harus menerima kekalahan yang menyakitkan. Mereka memburu Thanos, dan meski berhasil mengalahkannya untuk selamanya (setelah ia menghancurkan Batu Infinity), trauma kehilangan tetap membayangi. Dunia terpecah, dan harapan terasa pupus.
Lima tahun berlalu hingga secercah harapan muncul melalui Scott Lang (Ant-Man), yang memperkenalkan konsep misterius Alam Kuantum. Captain America dan Black Widow segera menyadari potensi penyelamatan yang ada di tangan mereka.
Mereka pun mendekati Tony Stark, sang pahlawan yang sudah pensiun dan fokus pada keluarganya. Pada awalnya, Tony merusak rencana mereka. Dia mengungkapkan bahwa perjalanan waktu menggunakan Alam Kuantum secara teoritis mustahil. Namun, setelah tim itu pergi, hati nurani Tony berbicara lebih keras. Dia tidak bisa tinggal diam. Akhirnya, dia berhasil menemukan solusi, memberikan misi penyelamatan Multiverse kesempatan kecil untuk berhasil.
Tim itu kemudian melakukan perjalanan kembali ke masa lalu, mengumpulkan Batu Infinity. Smart Hulk melakukan jentikan yang menghormati pengorbanan masa lalu, berhasil membawa semua orang kembali. Sayangnya, perayaan itu segera berubah menjadi kekacauan ketika varian Thanos dari masa lalu menyerang.
Di tengah kekacauan, Tony Stark menyuarakan kekhawatiran yang menjadi kunci: "Ketika kau bermain-main dengan waktu, waktu cenderung akan membalas."
Saat itu, perkataannya terbukti benar. Namun, ungkapan tersebut mungkin akan kembali menghantuinya dan seluruh MCU saat Doomsday tiba.
Doctor Doom: Hasil Kekacauan Waktu Endgame?