Skandal Panas! Ammar Zoni Diduga Jadi 'Bandar' di Rutan, Kantongi Rp10 Juta per 100 Gram Sabu?

entertainment.fin.co.id - 19/12/2025, 20:38 WIB

Skandal Panas! Ammar Zoni Diduga Jadi 'Bandar' di Rutan, Kantongi Rp10 Juta per 100 Gram Sabu?

Ammar Zoni

fin.co.id - Dunia hiburan tanah air kembali guncang! Fakta mengerikan muncul dari balik jeruji besi yang melibatkan aktor kenamaan Ammar Zoni. Jika selama ini publik mengira sang aktor hanya sebagai pengguna, persidangan terbaru justru membongkar sisi gelap yang jauh lebih dalam. Ammar kini terseret dalam dugaan pusaran bisnis barang haram di dalam Rumah Tahanan (Rutan).

Kabar ini tentu membuat siapa pun tercengang. Bagaimana bisa seorang figur publik yang sedang menjalani masa hukuman justru diduga mencari keuntungan dari sirkulasi narkotika? Kasus ini bukan lagi sekadar masalah ketergantungan, melainkan sudah masuk ke ranah motif ekonomi yang sangat serius. Penasaran bagaimana skema "bisnis" ini berjalan di balik tembok penjara?

Saksi Mahkota Bongkar Aliran Dana: Fee Rp10 Juta Sekali Transaksi

Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat, 19 Desember 2025, suasana mendadak tegang saat saksi mahkota, Randi Iswahyu, memberikan keterangannya. Randi tidak ragu membeberkan dugaan keterlibatan finansial Ammar Zoni yang cukup fantastis. Menurut kesaksiannya, Ammar diduga meraup keuntungan sebesar Rp10 juta untuk setiap transaksi sabu seberat 100 gram.

Advertisement

Bayangkan, angka Rp10 juta tersebut murni masuk ke kantong pribadi Ammar saja. "Ammar Zoni mendapatkan sabu sebanyak 100 gram dari saudara Andre. Barang itu sudah diedarkan di dalam Rutan," tutur Randi di hadapan majelis hakim. Keterangan ini menjadi tamparan keras bagi pihak pembela yang selama ini fokus pada rehabilitasi sebagai pengguna murni.

Aplikasi Zangi Jadi Alat Komunikasi Rahasia di Dalam Rutan

Bukan cuma soal uang, cara mereka beroperasi pun tergolong rapi. Saksi mengungkapkan bahwa Ammar Zoni Cs menggunakan aplikasi komunikasi bernama "Zangi" untuk mengatur strategi dan transaksi. Aplikasi ini diduga menjadi jalur hijau bagi mereka untuk tetap terhubung dengan jaringan di luar rutan tanpa terdeteksi oleh sistem pengawasan standar.

Randi memaparkan alur distribusi barang haram tersebut secara detail. Awalnya, pasokan sabu datang dari seseorang bernama Andre. Barang tersebut kemudian diserahkan terlebih dahulu kepada Rifaldi untuk diperlihatkan kepada Ammar Zoni. Setelah "inspeksi" singkat, paket besar 100 gram itu dibagi dua: 50 gram untuk Ko Andi dan 50 gram sisanya untuk Rifaldi guna diedarkan lebih lanjut.

Bukan Sekadar Pengguna, Tapi Diduga Punya Peran dalam Sirkulasi

Kesaksian Randi Iswahyu ini jelas memperberat posisi hukum Ammar Zoni. Jaksa Penuntut Umum (JPU) kini memiliki amunisi baru untuk membuktikan bahwa peran Ammar jauh melampaui sekadar penyalahguna untuk diri sendiri. Keterlibatan aktif dalam pembagian barang dan penerimaan imbalan uang (fee) mengindikasikan adanya peran strategis dalam jaringan pengedar di lingkungan Rutan.

Keterangan ini menjadi poin krusial bagi majelis hakim untuk mendalami motif ekonomi. Apakah Ammar melakukan ini karena butuh biaya hidup di penjara, atau memang sudah menjadi bagian dari struktur jaringan yang lebih besar? Yang pasti, fakta ini mengubah persepsi masyarakat yang sebelumnya menaruh simpati pada proses hijrah atau rehabilitasi sang aktor.

Dampak Hukum yang Menanti Ammar Zoni

Jika dugaan ini terbukti benar, Ammar Zoni terancam hukuman yang jauh lebih berat daripada kasus-kasus sebelumnya. Pasal yang disangkakan bisa merembet ke pasal pengedar atau perantara, bukan lagi sekadar pasal pengguna. Hal ini tentu menjadi peringatan keras bagi siapa pun bahwa hukum tidak memandang bulu, bahkan bagi mereka yang memiliki nama besar di panggung hiburan.

Advertisement

Publik kini menunggu langkah apa yang akan diambil oleh tim kuasa hukum Ammar untuk menyanggah kesaksian Randi Iswahyu tersebut. Akankah ada bukti tandingan, atau justru fakta-fakta lain yang lebih mengejutkan akan menyusul di persidangan berikutnya?

Apa Solusi Bagi Kamu?

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Saya adalah jurnalis yang menekuni bidang ekonomi, selama lebih dari 13 tahun. Saat ini, saya bertanggung jawab terhadap kanal ekonomi, teknologi, lifestyle dan automotif. Saya memegang sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan Level Madya. Saat ini saya sebagai Ketua Forum Sahabat Infrastruktur dan Forum Wartawan ESDM

-->