fin.co.id - Artis dan influencer Nita Gunawan kembali jadi sorotan, lewat konten berkebaya yang dirinya posting di media sosial.
Unggahan yang menampilkan dirinya menggunakan kebaya klasik, belakangan menuai berbagai komentar dari netizen yang melihatnya.
"Kalau aku bisa jawab, semua perempuan cantik, relatif masing-masing. Bagi beberapa orang lihat saya cantik, bagi beberapa orang lihat saya biasa saja, daripada ngeributin, mending saling support saja supaya kebaya bisa go international," ungkap Nita Gunawan di YouTube salah satu program televisi.
Tak semuanya pujian, beberapa netizen menilai kontennya “caper” alias cari perhatian, bahkan ada yang menyebut Nita terlalu memaksakan kesan cantik.
Namun, Nita menanggapinya dengan santai. Menurutnya, komentar negatif adalah hal wajar di dunia maya.
Lebih jauh, Nita menekankan bahwa konten berkebaya yang dibuatnya bukan sekadar gaya-gayaan.
Ia bahkan pernah menampilkan kebaya Indonesia di platform internasional, dengan tujuan agar budaya lokal semakin dikenal dunia.
"Kemarin ke Shanghai aku ada keperluan pribadi, terus untuk konten kebaya memang aku persiapkan dari Indonesia. Aku wawancarain orang di sana, susah sekali, aku tanya lihat outfit kayak gini tebak dari negara mana. Mereka rata-rata jawab Thailand, Vietnam, bahkan ada yang bilang juga di Australia, belum ada yang bilang Indonesia," ucapnya.
Tak berhenti di situ, Nita juga mengajak para wanita Indonesia, khususnya generasi muda, untuk bangga mengenakan kebaya.
Ia menekankan, penting bagi generasi muda menjaga warisan budaya agar kebaya tetap menjadi identitas nasional, bukan hanya sekadar tren luar negeri.
Dengan strategi konten seperti, Nita Gunawan memadukan budaya dan media sosial, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk mencintai busana tradisional Indonesia.