Mencekam! Polisi Selidiki Riwayat Medis Lula Lahfah, Benarkah Ada Kejanggalan Sebelum Henti Jantung?

entertainment.fin.co.id - 27/01/2026, 11:22 WIB

Mencekam! Polisi Selidiki Riwayat Medis Lula Lahfah, Benarkah Ada Kejanggalan Sebelum Henti Jantung?

Mencekam! Polisi Selidiki Riwayat Medis Lula Lahfah, Benarkah Ada Kejanggalan Sebelum Henti Jantung?

fin.co.id - Teka-teki mengenai penyebab pasti meninggalnya selebgram Lula Lahfah kini memasuki babak baru. Meski pihak keluarga sempat menolak proses autopsi, aparat kepolisian memastikan bahwa penyelidikan terhadap kematian mendadak tunangan Reza Arap tersebut tetap berjalan. Kini, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan mengandalkan pendekatan ilmiah atau scientific investigation guna mengungkap fakta di balik peristiwa yang menggegerkan publik ini.

Penyelidikan ini tetap bergulir meskipun hasil pemeriksaan visual awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Langkah kepolisian ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan menjawab spekulasi yang berkembang liar di tengah masyarakat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iskandarsyah, menegaskan bahwa polisi menghormati permintaan keluarga untuk tidak melakukan bedah mayat atau autopsi. Keputusan tersebut berdasar pada hasil pemeriksaan medis awal di Rumah Sakit (RS) Fatmawati serta surat pernyataan resmi dari pihak keluarga yang ingin menjaga privasi almarhumah.

Namun, penolakan autopsi bukan berarti menutup pintu penyelidikan. Iskandarsyah memastikan timnya terus bekerja di lapangan untuk menyisir segala kemungkinan, termasuk unsur pidana yang mungkin terselip dalam peristiwa tersebut.

Advertisement

"Kami tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada peristiwa pidana atau tidak. Semua akan kami ungkap berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan ilmiah," ujar Iskandarsyah saat memberikan keterangan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Selasa 27 Januari 2026.

Polisi kini memfokuskan tenaga pada analisis barang bukti yang telah mereka amankan dari lokasi kejadian. Tim penyidik telah menyita sejumlah aset digital, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) tengah mendalami rekaman tersebut untuk melihat aktivitas terakhir sang selebgram sebelum mengembuskan napas terakhir.

Selain mengandalkan bukti digital, polisi juga menelusuri kondisi kesehatan terakhir Lula Lahfah sebelum meninggal dunia pada Jumat 23 Januari 2026 lalu. Penyelidik menjalin koordinasi intensif dengan pihak rumah sakit dan klinik guna memverifikasi riwayat medis korban. Langkah ini diambil menyusul adanya keterangan dari beberapa saksi yang menyebut bahwa Lula sempat mengeluhkan gangguan kesehatan beberapa saat sebelum kejadian.

"Sampai saat ini kita masih dalami semuanya. Jadi kita masih menunggu, mohon waktu dari penyidik," tambah Iskandarsyah.

Pendekatan scientific investigation ini melibatkan sinkronisasi antara keterangan saksi, bukti elektronik, dan data medis. Polisi ingin memastikan apakah henti jantung yang dialami korban merupakan kondisi alami atau dipicu oleh faktor luar yang melanggar hukum. Sejauh ini, polisi telah memeriksa sejumlah rekan dekat korban, termasuk rencana pemanggilan terhadap beberapa orang yang berada di lokasi saat insiden terjadi.

Surat Kematian dan Spekulasi Penyebab

Kabar kepergian Lula Lahfah pertama kali mencuat melalui unggahan emosional sahabatnya, Dery Syahputra, di media sosial. Tak lama berselang, sebuah dokumen yang diduga surat keterangan kematian dari Mardhiyah Medical Clinic tersebar luas di jagat maya. Dalam dokumen tersebut, pihak klinik menyatakan bahwa Lula Lahfah meninggal dunia pada pukul 19.20 WIB.

Dokumen medis itu menyebutkan bahwa penyebab utama kematian adalah henti jantung dan henti napas. Meski demikian, publik tetap bertanya-tanya mengenai pemicu mendadak dari kondisi medis tersebut, mengingat usia Lula yang masih tergolong muda dan produktif.

Ketegangan sempat meningkat ketika polisi menyatakan tidak menemukan luka fisik secara kasat mata pada tubuh korban pada Minggu (25/1). "Enggak ada, kalau secara visual tidak ada [tanda kekerasan]," tegas Iskandarsyah kala itu. Pernyataan ini sempat membuat netizen berspekulasi bahwa kasus akan ditutup begitu saja. Namun, dengan pernyataan terbaru mengenai scientific investigation, polisi menunjukkan komitmen untuk tetap transparan.

Advertisement

Dukungan dan Bungkamnya Pihak Terdekat

Di sisi lain, kekasih sekaligus tunangan almarhumah, Reza Arap, memilih untuk tidak banyak bicara kepada media. Melalui perwakilannya, Reza menyampaikan bahwa ia ingin menjaga nama baik dan ketenangan mendiang Lula Lahfah. Meski demikian, musisi tersebut menyatakan kesiapannya untuk memenuhi panggilan kepolisian guna memberikan keterangan jika diperlukan demi kelancaran investigasi.

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

-->