fin.co.id - Industri musik Indonesia kembali berduka. Penyanyi populer Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya.
Kabar duka tersebut pertama kali muncul melalui unggahan musisi Andi Rianto, di akun media sosial X, atau yang dulunya merupakan Twitter.
Ia menuliskan pesan singkat, “Selamat jalan Vidi Aldiano,” yang kemudian menyebar luas dan membuat banyak penggemar serta rekan musisi menyampaikan ucapan belasungkawa.
Kepergian Vidi menandai akhir dari perjuangan panjangnya melawan kanker ginjal yang sudah ia hadapi selama sekitar enam tahun.
Awal Mula Diagnosis Kanker Ginjal
Perjalanan kesehatan Vidi Aldiano mulai menjadi perhatian publik sejak Desember 2019, saat itu dokter mendiagnosisnya mengidap kanker ginjal setelah ia menjalani pemeriksaan medis lanjutan.
Vidi kemudian menjalani operasi kanker ginjal di Singapura, dari pemeriksaan tersebut, dokter menemukan bahwa penyakit yang ia alami tergolong cukup agresif.
Meski menghadapi kondisi serius, Vidi tetap berusaha menjalani pengobatan dan memantau perkembangan kesehatannya secara rutin. Ia juga terbuka kepada publik mengenai perjuangannya menghadapi penyakit tersebut.
Kanker Sempat Menyebar ke Beberapa Bagian Tubuh
Beberapa tahun setelah diagnosis awal, kondisi kesehatannya sempat mengalami perubahan.
Vidi mengungkap, bahwa sel kanker kembali terdeteksi dan bahkan menyebar ke beberapa titik di tubuhnya.
Dalam salah satu pernyataannya, ia menyampaikan bahwa dirinya harus menjalani perawatan rutin setiap beberapa minggu.
Ia juga belajar menerima kondisinya, sambil tetap bersyukur atas perjalanan hidup yang dijalaninya.
Meski menghadapi berbagai tantangan kesehatan, Vidi tetap aktif berkarya dan tampil di berbagai kegiatan publik selama proses pengobatan berlangsung.
Selama menjalani perawatan kanker, Vidi juga merasakan sejumlah efek dari obat kemoterapi. Salah satunya adalah, perubahan warna kulit yang ia ceritakan melalui media sosial.