SELAMAT, Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid Resmi Menikah dengan Kiai Intelektual Asal Sumenep

entertainment.fin.co.id - 07/04/2026, 11:11 WIB

SELAMAT, Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid Resmi Menikah dengan Kiai Intelektual Asal Sumenep

Potret bahagia Inayah Wahid dan Ra Mamak mengenakan busana pengantin serba putih saat prosesi pernikahan di Pondok Pesantren Annuqayah.Foto:NUOnline

fin.co.id - Kabar bahagia datang dari keluarga besar Presiden RI ke-4, almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Putri bungsunya, Inayah Wulandari Wahid, resmi melepas masa lajang setelah dipersunting oleh seorang tokoh agama terkemuka asal Sumenep, KH Muhammad Shalahuddin A Warits, atau yang akrab disapa Ra Mamak.

Prosesi pernikahan berlangsung khidmat pada Minggu, 5 April 2026, di kompleks Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dalam balutan busana pengantin dan kerudung berwarna putih senada, pasangan ini tampak serasi saat menyapa kerabat dan tamu undangan yang hadir.

Kabar pernikahan ini pertama kali mencuat melalui unggahan media sosial, salah satunya oleh akun komunitas @gusdurianlomboktv. Doa dan harapan mengalir deras bagi pasangan ini agar rumah tangga mereka senantiasa menjadi ruang yang penuh kasih dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana warisan pemikiran Gus Dur.

Mengenal Sosok Ra Mamak: Kiai Intelektual Kuasai Tiga Bahasa

Advertisement

Ra Mamak bukanlah sosok sembarangan di lingkungan pesantren dan akademisi. Lahir pada 16 April 1982, ia merupakan putra dari kiai berpengaruh yang memiliki kedudukan istimewa dengan gelar kehormatan "Lora" di tanah Madura.

Berikut adalah beberapa profil mumpuni dari suami Inayah Wahid tersebut:

Pengasuh Pesantren: Ia merupakan pengasuh utama di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, salah satu institusi pendidikan Islam tertua dan terbesar di Madura.

Akademisi: Sejak tahun 2015, Ra Mamak mengabdi sebagai dosen tetap di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika).

Poliglot: Ia dikenal sebagai kiai intelektual yang fasih menguasai tiga bahasa asing, yakni Inggris, Arab, dan Prancis.

Kombinasi antara latar belakang Inayah yang aktif di dunia seni dan aktivisme dengan Ra Mamak yang kental dengan tradisi intelektual pesantren menciptakan harmoni baru dalam keluarga besar Wahid.

Banjir Doa dari Netizen dan Penggemar

Pernikahan ini langsung memicu reaksi positif dari masyarakat luas, terutama para pengikut setia "Ning" Inayah di media sosial. Banyak yang merasa terharu karena akhirnya adik dari Alissa, Yenny, dan Anita Wahid ini menemukan tambatan hatinya.

"Pernikahan pasangan ini disertai doa serta harapan agar rumah tangga mereka menjadi ruang yang penuh kasih dan nilai kemanusiaan," tulis salah satu ungkapan doa dari kerabat terdekat melalui akun @gusdurianlomboktv.

Advertisement

Ribuan ucapan selamat membanjiri kolom komentar akun-akun Gusdurian, mendoakan agar pasangan ini langgeng hingga hari tua. Kehadiran Inayah di keluarga besar Ponpes Annuqayah diharapkan semakin mempererat hubungan antara keluarga besar Ciganjur dengan komunitas santri di wilayah ujung timur Pulau Madura tersebut.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID

-->