“Berkat dedikasi seluruh pemain dan kru yang saling mendukung satu sama lain, setiap tantangan dapat terlewati sehingga produksi serial ini dapat diwujudkan,” kata Shioli.
Manajer kreatif "live action" Netflix Jepang Sato Yoshihiro menambahkan, kisah komik “Parasyte” karya Hitoshi Iwaaki yang diterbitkan oleh Kodansha, dan sebelumnya telah diadaptasi menjadi film serial, serial animasi (anime), dan drama Korea “Parasyte: The Grey” akan relevan dengan kondisi zaman modern saat ini karena manusia sudah hidup berdampingan dengan entitas lain di luar dirinya.
"'Apa yang membuat seseorang menjadi manusia?' 'Bisakah kita hidup berdampingan dengan makhluk yang berbeda dengan kita?' Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh 'Parasyte' lebih dari 30 tahun yang lalu terasa jauh lebih menyesakkan bagi masyarakat di zaman modern ini karena kita telah menempatkan AI tanpa kesadaran di ujung jari kita,” kata Sato.