Serba Serbi . 31/07/2026, 10:10 WIB
Penulis : Dimas Satriyo Nugro | Editor : Dimas Satriyo Nugro
Fin.co.id,Hiburan - Sebuah tren yang saat ini sedang hangat diperbincangkan adalah Sepatu Jelly.
Dikutip dari NBC News pada Jumat(31/7), Sepatu ala tahun 90-an kembali populer, tetapi para ahli kesehatan kaki memperingatkan bahwa sepatu tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan masalah lainnya.
Salah satu masalah terbesar dengan sepatu jelly adalah kurangnya penyangga, jadi ahli podologi menyarankan untuk mencari pilihan dengan kemiringan bawaan.
Sepatu jelly flat sedang menjadi tren besar musim panas ini, dan mudah untuk memahami logikanya adalah sepatu transparan yang ceria ini menawarkan nostalgia tren tahun 90-an dan cocok dengan berbagai macam penampilan.
Tetapi sebelum Anda menambahkan postingan ke keranjang belanja Anda, ada baiknya berhenti sejenak untuk mengajukan pertanyaan yang jelas: Apakah sepatu jelly benar-benar nyaman dipakai, atau hanya sekadar menarik untuk dilihat?
Penjelasan ilmiahnya, Sepatu jelly tidak serta dianggap buruk untuk kaki Anda, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Karena sepatu jelly terbuat dari polivinil klorida (PVC) atau plastik serupa, sepatu ini tidak menawarkan kesamaan yang sama seperti bahan sepatu tradisional.
“Saya sendiri pernah mengalami lecet akibat sepatu jenis ini,” kata Dr. Samantha Landau, seorang ahli penyakit kaki dan profesor di New York College of Podiatric Medicine di Touro University. “Gesekan plastik terhadap kaki Anda dapat menyebabkan lecet dan luka.” Tidak seperti bahan yang lebih lembut—seperti kanvas atau kulit—plastik yang digunakan untuk sandal jeli tidak terlalu lentur, sehingga lebih mungkin menempel di kaki Anda dan menyebabkan rasa sakit.
Selain lecet, ada masalah lain yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda mengenakan sepatu jelly sepanjang hari — kurangnya penyangga lengkung kaki. “Sepatu jenis ini cenderung kurang memiliki penyangga lengkung kaki, yang akan menyebabkan kelelahan kaki jika Anda memakainya dalam waktu lama,” kata Landau. “Mengenakan sepatu tanpa penyangga lengkung kaki dalam waktu lama dapat menyebabkan masalah seperti plantar fasciitis, tendinitis Achilles, dan tendinitis tibialis posterior.”
Itu bukan berarti sepatu jelly sama sekali tidak boleh dipakai, hanya saja penggunaannya harus seimbang. Misalnya, gunakan hanya untuk keperluan singkat, bersantai di tepi kolam renang, atau beberapa jam saja, bukan untuk seharian penuh berdiri.
PT.Portal Indonesia Media
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id