Film n Musik . 09/09/2026, 13:00 WIB
Penulis : Dimas Satriyo Nugro | Editor : Dimas Satriyo Nugro
Ekspektasi terhadap 'Assassination(s)' bahkan lebih tinggi karena ini adalah karya terbaru dari tim produksi yang secara konsisten menghasilkan film-film yang memiliki nilai artistik dan kesuksesan komersial. Sinematografer Lee Mo-gae, yang mengerjakan 'The Grave', 'The Spring of Seoul', dan 'Hunt', bergabung dengan proyek ini sejak tahap storyboard dan meningkatkan estetika yang canggih dengan memeriksa butiran film asli dari berbagai sudut. Penata Artistik Kim Byung-han melakukan penelitian mendalam tentang berita, dokumenter, dan cetak biru asli tahun 1970-an untuk memindahkan tekstur era tersebut ke layar, dengan sempurna menyatukan suasana hari itu di tahun 1974.
Secara khusus, tempat perayaan, pusat acara, secara menyempurnakan konstruksi struktur dan pergerakan waktu melalui rekonstruksi spasial 3D dan menghubungkan empat lokasi yang berbeda. Lebih jauh lagi, kantor redaksi 'Dongseong Ilbo,' tempat para reporter beraktivitas, memiliki tata panggung realistis yang telah mendapat pujian tinggi dari para aktor.
Produksi spasial, yang menangkap aura waktu, diharapkan dapat memberikan kesan realisme yang luar biasa kepada penonton.
Lebih dari sekadar restorasi sederhana era tersebut untuk menciptakan misteri asli, film *Assassination(ies)* membuktikan esensi dari periode drama yang berbobot dan diharapkan akan memenuhi bioskop pada liburan Chuseok ini dengan ketegangan yang mendalam.
'Assassination(s)' dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 23 dan akan bertemu dengan para penonton.
PT.Portal Indonesia Media
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id