Serba Serbi

Kolaborasi Seniman Visual dan in-Lite Ciptakan Nuansa Baru di Ajang Jakarta PROVOKE! 2024

entertainment.fin.co.id - 23/06/2024, 13:30 WIB

(Ki-Ka) General Manager Marketing in-Lite LED, Fransiska Darmawan, Visual Artist dan Photographer Ve, dan Visual Artist Eko Banding, sedang berbincang dan menyampaikan wawasan dan kiat-kiat dalam menggunakan cahaya secara efektif sebagai media dalam seni. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang keterkaitan cahaya dengan seni, sekaligus mendorong inovasi dan kreativitas bagi masyarakat. (Ist)

fin.co.id - Kolaborasi seniman visual Jakarta dengan in-Lite, sebuah produk lampu LED, berhasil menciptakan nuansa baru pada ajang pameran senirupa yang digelar di Pos Bloc, Jakarta, yakni Jakarta PROVOKE! 2024.

Kegiatan pameran senirupa Jakarta PROVOKE! 2024 sendiri diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulangtahun Kota Jakarta yang ke-497. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Jakarta, yang bertujuan untuk memberikan panggung kepada para seniman Jakarta untuk berkreasi dan menjadi tuan di kotanya sendiri.

Dalam ajang pameran yang pertama kali digelar di Jakarta tersebut, in-Lite menyumbangkan beberapa alat penerangan guna membantu proses berkaryanya para seniman. Tidak berhenti di situ, in-Lite juga berkolaborasi dengan Visual Artist dan Photographer Ve Dhanito (Ve), menghadirkan instalasi seni berjudul “Survival” yang bercerita tentang perjalanan pribadi Ve.

Tak hanya Ve, Visual Artist Eko Banding juga berkesempatan mengisi kegiatan dengan memandu para pelukis pada workshop melukis dengan media lampu dinding, yang lagi-lagi hal tersebut menjadi pengalaman baru bagi para peserta workshop.

Baca Juga

Kehadiran in-Lite pada acara Jakarta PROVOKE! 2024 merupakan kontribusi nyata pada seniman visual serta penikmat seni dalam rangkaian menyemarakkan ulang tahun DKI Jakarta yang ke-497.

in-Lite berkolaborasi dengan para seniman visual membekali para penikmat seni dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan cahaya secara efektif sebagai media dalam seni. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih dalam tentang keterkaitan cahaya dengan seni, sekaligus mendorong inovasi dan kreativitas bagi masyarakat.

Kolaborasi Seniman Visual dan in-Lite Ciptakan Nuansa Baru di Ajang Jakarta PROVOKE! 2024

Visual Artist Eko Banding hadir dan turut mengajar dalam workshop melukis lampu keluaran terbaru dari in-Lite bersama dengan para penikmat seni. lampu wall-lamp indirect lighting merupakan alat penerangan yang tidak hanya berfungsi untuk mendekorasi rumah, namun juga merupakan solusi pencahayaan yang lebih lembut, dapat membangun kesan sejuk bagi mata, serta digunakan untuk membantu para visual artist untuk memajang karyanya. (ist)

Baca Juga

Berikut adalah beberapa tips menarik untuk menggunakan lampu sebagai media untuk melukis. Yuk, kita simak bersama!

Memahami Peran Krusial Pencahayaan dalam Proses Berkarya

Fungsi pencahayaan selain banyak ditemukan pada sektor properti dan dekorasi rumah, hal ini juga memainkan peran yang penting dalam proses berkarya seni.

Cahaya tidak hanya membantu seniman melihat detail karya mereka dengan jelas, namun juga menunjang seniman untuk dapat membangun suasana dan mood dari karyanya sendiri.

Dengan pencahayaan yang tepat juga, para seniman dapat menonjolkan detail, warna, dan tekstur karya yang diinginkan, sekaligus membantu mengurangi kelelahan mata, memungkinkan seniman bekerja lebih lama dan lebih fokus.

General Manager Marketing in-Lite LED, Fransiska Darmawan turut menyampaikan pentingnya aspek penerangan dalam perjalanan berkaryanya para seniman dan dukungan nyata dalam acara Jakarta PROVOKE!2024.

“in-Lite menggandeng para seniman dan kurator di Jakarta PROVOKE! 2024 agar dapat mengoptimalkan karya seninya to the next level. Bersama Ve dan Eko Banding, kami berharap kerja sama ini dapat memperluas makna pencahayaan bagi kebutuhan masyarakat yang begitu beragam. Tak hanya membawa manfaat bagi pemilik hunian, namun seniman pun juga dapat menjadikan aspek penerangan sebagai pembawa nilai tambah bagi karyanya," ujar Wanita yang akrab disapa Siska tersebut, dikutip Minggu 23 Juni 2024.

Sigit Nugroho
Penulis