Film n Musik . 09/02/2025, 09:13 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Sikap Abidzar semakin memperburuk kondisi ketika ia dengan tegas mengatakan bahwa ia tidak peduli dengan kritik atau protes dari penggemar, bahkan dengan nada kasar menyatakan bahwa para pengkritik tidak akan diundang ke acara premier film. Perkataan tersebut dianggap sebagai penghinaan dan bentuk stereotipe terhadap komunitas penggemar hallyu, yang semakin memperburuk reaksi publik terhadap film ini.
Falcon Pictures, selaku pihak produksi film A Business Proposal, bersama Abidzar, akhirnya mengeluarkan pernyataan permintaan maaf secara terbuka. Namun, banyak penggemar yang merasa bahwa permintaan maaf tersebut tidak tulus. Beberapa pihak merasa bahwa klarifikasi yang dikeluarkan oleh Falcon lebih banyak menyinggung kontribusi kru film, daripada meminta maaf kepada penggemar yang merasa tersinggung.
Seiring dengan kontroversi yang berlarut-larut, jumlah layar yang menayangkan film A Business Proposal di bioskop semakin berkurang, dan minat penonton terhadap film ini pun semakin menurun. Hal ini menyebabkan prediksi bahwa masa tayang film tersebut di bioskop tidak akan berlangsung lama.
PT.Portal Indonesia Media
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id