Garis Waktu Masa Depan yang Baru: Trunks Menyelamatkan Dunia
Setelah kembali ke masa depannya, Trunks memanfaatkan pengalaman dan peningkatan kekuatannya untuk menghadapi ancaman yang selama ini menghancurkan dunianya:
-
Dengan kekuatan Super Saiyan yang jauh lebih kuat, Trunks dengan mudah mengalahkan Android 17 dan 18 yang telah menghancurkan dunia.
-
Setelah itu, ia juga membasmi Cell yang masih dalam bentuk imperfect dan berusaha mencuri mesin waktunya.
-
Dunia akhirnya kembali damai, meskipun kerusakan besar akibat kehancuran yang telah terjadi tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.
Mengapa Future Trunks Tidak Meminjam Dragon Ball dari Masa Lalu?
Mungkin ada yang bertanya, kenapa Trunks tidak meminjam dan menggunakan Dragon Ball dari masa lalu untuk membangkitkan orang-orang di masa depannya? Untuk jawaban yang satu ini, menurut sebuah teori, jawabannya adalah bahwa Dragon Ball tidak bekerja lintas garis waktu .
Namun teori lain mengatakan bahwa, setelah mendapatkan kekuatan dari pelatihan di masa lalu, Trunks lebih memilih untuk melindungi dunianya dengan tangannya sendiri tanpa bergantung pada Dragon Ball.
Kesimpulan: Perjalanan Waktu di Dragon Ball Tidak Menghapus Masa Depan yang Sudah Terjadi
Dari penjelasan di atas, bisa kita simpulkan bahwa Future Trunks tidak dapat mengubah masa depannya sendiri karena Dragon Ball menggunakan konsep multiverse dan timeline bercabang .
Setiap perubahan di masa lalu hanya menciptakan realitas baru, tetapi tidak menghapus realitas sebelumnya.
Jadi, meskipun ia menyelamatkan Goku dan membantu para Z Fighters di masa lalu, dunia tempat ia berasal tetap mengalami kehancuran.
Namun, perjalanan waktu Trunks tetap bermanfaat karena memberinya kesempatan untuk menjadi lebih kuat dan akhirnya menyelamatkan dunianya sendiri.
Tanpa kembali ke masa lalu, Trunks mungkin tidak akan mendapatkan kekuatan yang cukup untuk mengalahkan para Android dan Cell di masa depannya.
Dengan konsep ini, Dragon Ball memberikan pendekatan unik terhadap perjalanan waktu, di mana perubahan masa lal u tidak selalu memperbaiki masa depan yang sudah terjadi, tetapi justru membuka kemungkinan baru dalam realitas yang berbeda.