fin.co.id - Ruben Onsu, presenter dan pengusaha ternama Indonesia, belakangan menjadi sorotan bukan hanya karena kariernya, tapi juga perjalanan spiritualnya.
Setelah mengikrarkan syahadat dan resmi memeluk Islam, ia punya satu impian besar: menunaikan ibadah haji. Sayangnya, tahun ini harapan itu harus tertunda.
Visa Furoda Tak Disetujui, Haji Batal
Persiapan matang sudah dilakukan Ruben Onsu, baik secara finansial maupun mental. Namun, rencana itu kandas setelah visa furoda (haji mandiri) yang diajukan untuknya dan rombongannya tidak disetujui oleh otoritas Arab Saudi.
Kabar ini tentu mengecewakan, terutama bagi Ruben yang telah membayangkan momen penuh makna di Tanah Suci.
Meski begitu, pria yang kerap disapa Kak Ruben ini tak menunjukkan kekecewaan berlebihan. Dengan sikap tenang, ia mengungkapkan keyakinannya bahwa semua terjadi atas kehendak Tuhan. "Allah pasti punya rencana yang lebih indah," ujarnya, menegaskan bahwa ia menerima keputusan ini dengan lapang dada.
Rencana Cadangan: Umrah Bersama Orang Terdekat
Alih-alih berlarut dalam penyesalan, Ruben Onsu langsung menyusun rencana baru. Ia memutuskan untuk mengganti perjalanan haji dengan umrah, mengajak karyawan dan orang-orang terdekatnya.
Bagi Ruben, ini bukan sekadar pelarian, melainkan bentuk syukur dan upaya memperkuat ikatan spiritual dengan mereka yang selama ini mendukungnya.
"Ini cara kami tetap bisa merasakan kebersamaan sambil mendekatkan diri kepada Allah," jelasnya. Langkah ini juga menunjukkan sisi kepemimpinan Ruben yang tak hanya memikirkan diri sendiri, tapi juga berbagi kesempatan ibadah dengan orang lain.
Terima Kasih untuk Sang Dermawan
Dalam pernyataannya, Ruben Onsu tak lupa menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah memberinya kesempatan untuk berhaji.
Ia menekankan bahwa niat baik tidak pernah sia-sia, meski realisasinya tertunda. "Kebaikan itu seperti benih, suatu saat pasti akan berbuah," ungkapnya penuh harap.
Refleksi: Sabar dan Percaya pada Waktu Terbaik
Kisah Ruben Onsu kali ini bukan sekadar tentang kegagalan, melainkan tentang keteguhan hati. Ia mengajarkan bahwa dalam setiap ujian, ada hikmah yang tersembunyi.