fin.co.id - Hari Ayah tahun ini terasa berbeda bagi Rumer Willis. Putri tertua Bruce Willis ini mengungkapkan perasaannya melalui unggahan emosional di Instagram, di mana ia membagikan potret sang ayah yang kini berjuang melawan demensia frontotemporal.
Dalam tulisannya, Rumer tak menyembunyikan rasa sedihnya, terutama karena ia merasa belum sempat lebih banyak berbicara dan bertanya pada Bruce sebelum penyakitnya semakin parah.
Namun, di tengah kesedihan itu, Rumer tetap bersyukur. Ia masih bisa memeluk ayahnya, melihat senyumnya, dan merasakan kehangatan kasih sayangnya—terutama saat Bruce menghabiskan waktu bersama cucu pertamanya, Louetta. Momen-momen kecil seperti inilah yang kini menjadi harta berharga bagi keluarga Willis.
Kenangan akan Bruce Willis yang Tak Terlupakan
Bruce Willis, legenda Hollywood yang dikenal lewat film-film ikonik seperti Die Hard dan Pulp Fiction, terpaksa mundur dari dunia akting pada 2022 setelah didiagnosis menderita demensia frontotemporal. Penyakit ini tidak hanya memengaruhi ingatan, tetapi juga kemampuan berbicara, berperilaku, dan berinteraksi dengan orang lain.
Rumer mengenang ayahnya sebagai sosok yang penuh cerita dan tawa. Kini, ketika Bruce tak lagi bisa bercerita seperti dulu, Rumer dan keluarganya berusaha menjaga semangatnya dengan penuh kesabaran dan cinta.
Dukungan untuk Mereka yang Berjuang Serupa
Tak lupa, Rumer juga menyampaikan pesan penyemangat bagi siapa pun yang mengalami hal serupa kehilangan atau merawat orang tua dalam kondisi sakit. Ia mengakui bahwa perjalanan ini tidak mudah, tetapi kasih sayang dan dukungan dari orang terdekat bisa menjadi kekuatan terbesar.
"Aku tahu banyak dari kita yang merasakan kehilangan, atau melihat ayah mereka berubah karena waktu dan penyakit. Tapi di setiap pelukan, di setiap senyuman, ada cinta yang tak pernah hilang," tulis Rumer.
Bruce Willis: Tetap Pahlawan di Mata Keluarganya
Meski penyakit telah mengubah banyak hal, Bruce Willis tetaplah seorang ayah, kakek, dan pahlawan bagi keluarganya. Kisah perjuangannya melawan demensia frontotemporal bukan hanya menginspirasi penggemarnya, tetapi juga mengingatkan kita semua untuk lebih menghargai momen bersama orang tercinta.
Bagi Rumer dan keluarga Willis, setiap hari adalah kesempatan untuk menciptakan kenangan baru meski sederhana, namun penuh makna.