"Mereka mungkin harus bekerja ekstra keras untuk mengisi kekosongan visual dan vokal. Mungkin dengan lebih banyak eksplorasi instrumental, atau mencari cara baru untuk berinteraksi dengan penonton yang tidak bergantung pada kehadiran seorang vokalis karismatik," katanya.
Potensi Ketidakpuasan Publik
Prof. Budi menyimpulkan, "Jika ini terjadi secara permanen, Peterpan tanpa Ariel mungkin akan seperti 'rasa yang hilang'. Para personel lainnya mungkin bisa mempertahankan kualitas musik, tetapi daya tarik panggung dan koneksi emosional dengan publik akan sangat berkurang. Publik mungkin akan menghargai usaha mereka, tetapi kemungkinan besar akan pulang dengan perasaan kurang puas karena elemen kunci yang mereka cari tidak ada," tuturnya.
Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara seorang vokalis dengan identitas band, terutama bagi grup musik yang telah memiliki basis penggemar loyal selama puluhan tahun seperti Peterpan.(Hasyim Ashari)