Selebriti

GEGER! Jelang Vonis Besok, Nikita Mirzani Kirim 'Surat Terbuka' Mendesak ke Presiden Prabowo Subianto: Minta Luruskan Hukum!

entertainment.fin.co.id - 27/10/2025, 21:32 WIB

Nikita Mirzani. Foto: Hasyim Ashari/Disway Group

fin.co.id - Detik-detik menjelang pembacaan putusan vonis selalu penuh ketegangan. Namun, aktris kontroversial Nikita Mirzani kembali berhasil menarik perhatian publik dengan manuver yang sangat berani. Menjelang vonis kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilaporkan oleh dokter Reza Gladys, Nikita menyampaikan 'surat terbuka' yang ditujukan langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.

Sidang vonis Nikita Mirzani dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Oktober 2025, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Langkah Nikita mengirimkan pesan mendesak ini bukanlah yang pertama. Sejak awal persidangan—bahkan sejak pembacaan dakwaan pada Juni 2025—ia secara konsisten menyuarakan keluhannya mengenai kasus hukum yang menjeratnya.

Mengapa Nikita Mendesak Prabowo? Minta Due Process of Law

Dalam pesan yang ia sampaikan kepada awak media, Nikita Mirzani secara eksplisit meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian serius dan meluruskan kembali penegakan hukum di Indonesia.

Advertisement

Nikita menegaskan, permohonan ini bukan untuk mengganggu independensi kekuasaan kehakiman, melainkan untuk memastikan bahwa prinsip due process of law (proses hukum yang adil) dan perlindungan hak asasi manusia benar-benar ditegakkan.

“Sehubungan dengan proses peradilan pidana pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan Register Perkara Nomor [diisi nomor perkara]/PN.Jkt.Sel. Maka dengan ini kami mengajukan Pengaduan Sekaligus Permohonan Perlindungan Hukum Dan Jaminan Pelaksanaan Due Process Of Law Terhadap Klien Kami Bernama Nikita Mirzani kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” jelas Nikita dalam pesannya, Senin 27 Oktober 2025.

Ia menambahkan, permohonan ini juga bertujuan mencegah kriminalisasi terhadap kebebasan berekspresi, yang dijamin penuh oleh konstitusi Indonesia. Nikita merasa proses hukum yang ia hadapi sangat tidak adil.

Klaim Menyelamatkan Masyarakat dan Diabaikannya BAP

Pemain film yang akrab disapa Niki ini merasa dirinya justru menjadi korban ketidakadilan. Ia mengklaim bahwa ia ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka setelah berupaya keras menyelamatkan banyak masyarakat dari produk kecantikan yang menurutnya bermasalah dan berbahaya.

“Saya telah menyelamatkan muka banyak orang Indonesia bisa terhindar dari bahaya produk kecantikan yang bermasalah. Namun, saya justru ditetapkan tersangka dan ditahan,” tuturnya.

Selain itu, Nikita menyoroti proses penyidikan. Ia menilai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang ia ajukan seolah-olah diabaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pernyataan ini menunjukkan adanya konflik serius dalam perspektif hukum antara pihak Nikita dan pihak penuntut. Nikita meyakini bahwa fakta-fakta yang ia sampaikan dalam BAP seharusnya menjadi pertimbangan penting dalam proses peradilan, namun tampaknya diabaikan, sehingga ia merasa diperlakukan tidak adil.

Menumpahkan Harapan dan Doa kepada Yang Mulia Hakim

Menjelang momen penentuan nasibnya, Nikita Mirzani juga mengungkapkan ketegangan emosionalnya melalui akun media sosial pribadinya. Ia secara terang-terangan menumpahkan harapan dan doa agar Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dapat memberikan putusan yang adil.

Advertisement

Nikita berharap putusan tersebut benar-benar mencerminkan kebenaran sejati, terlepas dari tuntutan berat yang telah diajukan oleh JPU sebelumnya. Permintaan ini menunjukkan bahwa ia sepenuhnya menaruh kepercayaan pada kebijaksanaan Majelis Hakim sebagai penentu keadilan.

"Saya menaruh harapan dan doa kepada Allah SWT, serta kepada Bapak Yang Mulia Majelis Hakim yang arif dan bijaksana sebagai wakil Tuhan di muka bumi ini," tulis Nikita di media sosialnya, menggambarkan betapa krusialnya momen vonis esok hari bagi dirinya.

Sigit Nugroho
Penulis
-->