Selebriti

Sejak Dinonaktifkan, Uya Kuya Akui Sudah Tak Lagi Terima Gaji dari DPR

entertainment.fin.co.id - 31/10/2025, 10:00 WIB

Eks Anggota Komisi IX DPR, Uya Kuya.

fin.co.id - Artis dan presenter Surya Utama atau Uya Kuya mengaku tidak lagi mendapat gaji setelah dinonaktifkan dari jabatan Anggota DPR RI. Uya Kuya dinonaktifkasi senak 1 September 2025 bersama dengan empat anggota DPR RI lainnya, yakni Ahmda Sahroni, Nava Urbach, Eko Patrio.

"Demi Allah dari saya dinonaktifkan jadi anggota DPR sampai sekarang saya tidak terima gaji dan tunjangan apa-apa lagi," ungkap Uya Kuya, dikutip dari kanal YouTube, Jumat 31 Oktober 2025.

Selain gaji Uya Kuya juga memastikan tidak pernah ambil tunjangan apapun setelah dinonaktfikan.

"Saya tidak pernah mengambil, tidak diberikan dan memang tidak terima terima apapun," tegasnya.

Advertisement

Untuk kehidupan sehari-hari setelah dinonaktifkan jadi anggota DPR, kini Uya mengaku menggunakan uang dari tabungan pribadinya.

"Gue ikhlas, karena memang selama ini dan gue (untuk hidup sehari-hari) pakai uang dari tabungan yang ada saja," tutup Uya.

Uya Kuya menjadi salah satu sasaran amarah masyarakat bermula dari video joget-joget di gedung DPR RI usai Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto pada 15 Agustus 2025.

"Jadi sebelum itu, habis pidato tahunan pidato kenegaraan Pak Presiden Prabowo. Setelah itu Ketua DPR, Mbak Puan Maharani menutup acara itu dan mempersilahkan untuk menikmati acara hiburan musik, lagu-lagu daerah dari mahasiswa Universitas Pertahanan. Nah, disitulah kita ada lagu daerah itu, Gemu Fa Mi Re," cerita Uya Kuya saat jadi bintang tamu FYP Trans7,

"Itu berjoget dan tidak ada konteks merayakan apa pun. Tidak ada pengumuman apa pun, tidak ada framing apa pun. Dan, dua hari kemudian muncullah video joget tadi diganti lagunya. Jadi lagu dugem, ada lagu-lagu lain, lagu-lagu diskotiklah ya. Dikasih tambah tulisan tambahan, 'joget-joget merayakan kenaikan gaji'," jelasnya.

Video-video viral dirinya joget-joget diambil dari unggahan lama Uya Kuya di media sosial. Kemudian unggahan itu diedit hingga memicu kemarahan masyarakat yang percaya dengan tulisan dalam video tersebut.

"Tapi saya tetap minta maaf walaupun konteksnya tidak sesuai dengan apa yang di video-video hoax. Tapi saya tetap pada saat itu adalah anggota DPR joget pertama dan mungkin satu-satunya di minggu itu yang minta maaf karena mungkin dianggap saya tidak peka dengan keadaan, mungkin," kata bapak dua anak itu.

"Saya minta maaf pada saat itu di Instagram saya. Cuma mungkin terlambat kali klarifikasinya ya," tukasnya.

Afdal Namakule
Penulis
-->