Selebriti

Penampilan Baru Ammar Zoni di Sidang Virtual Bikin Kaget, Minta Sidang Tatap Muka karena Alasan Mengejutkan

entertainment.fin.co.id - 06/11/2025, 17:36 WIB

Ammar Zoni

fin.co.id — Nama Ammar Zoni kembali mencuri perhatian publik. Aktor yang dikenal lewat sejumlah sinetron populer itu muncul dengan penampilan baru saat menjalani sidang virtual dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Rambut gondrong yang selama ini menjadi ciri khasnya kini lenyap. Ammar tampil dengan kepala plontos, membuat banyak orang kaget melihat transformasinya.

Tampil Tenang di Sidang Virtual dari Nusakambangan

Dalam sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkoba yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (6/11), Ammar Zoni hadir secara virtual mengenakan seragam tahanan oranye khas lapas. Agenda sidang kali ini adalah pembacaan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Meski berada di balik jeruji dan tampil berbeda, Ammar tetap menunjukkan ketenangan. Ia sempat menebar senyum tipis ke arah layar dan menjawab pertanyaan hakim dengan nada tenang. Sikapnya yang kalem di tengah tekanan membuat sidang berjalan relatif lancar.

Advertisement

Dipindah ke Lapas Super Ketat di Nusakambangan

Pemindahan Ammar ke Nusakambangan dilakukan pada 16 Oktober 2025. Langkah itu diambil setelah pihak berwenang menduga Ammar terlibat dalam aktivitas peredaran narkoba di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat, tempat ia sebelumnya ditahan. Karena alasan tersebut, status Ammar ditingkatkan menjadi narapidana dengan kategori risiko tinggi (high risk).

Di Nusakambangan, Ammar kini menempati fasilitas dengan pengamanan super maksimum atau super maximum security. Sistem di lapas ini sangat ketat, menerapkan pola “one man one cell” atau satu orang per sel. Setiap pergerakan penghuni diawasi ketat, bahkan prosedur standar operasional (SOP) mengharuskan borgol di tangan dan kaki saat beraktivitas di luar sel.

Ammar Zoni Curhat Soal Keterbatasan Komunikasi

Dalam persidangan virtual itu, Ammar sempat menyampaikan uneg-unegnya kepada Majelis Hakim. Ia mengaku kondisi pengamanan yang super ketat membuatnya kesulitan berkomunikasi dengan kuasa hukumnya di Jakarta. Hal ini, menurut Ammar, menjadi hambatan besar dalam menyiapkan pembelaan diri.

“Di sini SOP-nya super maksimal. Kami jalan tangan sama kaki diborgol, sampai muka ditopengin,” kata Ammar dalam persidangan. Ia menegaskan bahwa dirinya hampir tidak memiliki akses komunikasi yang memadai. “Saya belum bisa melakukan video call atau telepon dengan pengacara. Jadi koordinasi terbatas sekali,” tambahnya.

Curhatan tersebut membuat suasana sidang sedikit tegang. Ammar berharap pihak pengadilan bisa memahami situasinya yang sulit. Ia pun memohon agar sidang berikutnya dapat digelar secara tatap muka.

Minta Sidang Tatap Muka demi Pembelaan yang Adil

Menurut Ammar, sidang offline sangat penting agar dirinya bisa lebih maksimal dalam menyampaikan pembelaan bersama tim hukumnya. “Saya hanya ingin punya kesempatan yang sama untuk membela diri,” ungkapnya.

Advertisement

Permintaan itu langsung direspons Majelis Hakim. Meski belum memberikan keputusan final, hakim menyatakan akan mempertimbangkan opsi sidang tatap muka apabila perkara ini berlanjut ke tahap pokok perkara. Hal ini memberikan sedikit harapan bagi Ammar untuk menghadapi proses hukum berikutnya dengan lebih terbuka.

Publik Kaget dengan Transformasi Ammar Zoni

Sigit Nugroho
Penulis
-->