fin.co.id - Dunia hiburan tanah air kembali geger dengan babak baru perseteruan keluarga Virgoun. Kali ini, sang ibunda, Eva Manurung, benar-benar kehilangan kesabaran dan menabuh genderang perang terhadap pihak-pihak yang menyudutkan putranya. Ketegangan memuncak setelah muncul klaim dari pihak Insanul Fahmi yang menyeret nama mantan vokalis Last Child tersebut dalam pusaran skandal penyebaran rekaman CCTV.
Eva Manurung tidak tinggal diam melihat sang anak terus menjadi sasaran tembak di ruang publik. Ia secara tegas membantah tuduhan bahwa Virgoun adalah sosok "dalang" atau otak di balik viralnya video pengawas tersebut. Baginya, serangan ini bukan sekadar kritik, melainkan fitnah keji yang berpotensi merusak nama baik keluarga besar mereka secara permanen.
"Jangan Seenak Udel!" Amarah Eva Manurung Memuncak di Jakarta
Berbicara di hadapan awak media pada Minggu, 28 Desember 2025, Eva menunjukkan reaksi yang sangat emosional. Ia merasa orang-orang di luar sana terlalu mudah mengeluarkan pernyataan tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi mental dan masa depan anggota keluarganya. Eva menekankan bahwa selama ini Virgoun justru memilih diam demi menjaga perasaan anak-anaknya.
"Apa sih? Virgoun saja tidak bicara apa-apa karena takut anaknya tahu di kemudian hari. Kalian kok seenak udel bicara. Jangan begitu dong," tegas Eva dengan nada bicara tinggi saat ditemui di Jakarta. Sikap diam Virgoun, menurut sang ibu, adalah bentuk tanggung jawab sebagai seorang ayah agar jejak digital masalah ini tidak melukai cucu-cucunya saat mereka dewasa nanti.
Logika Ekonomi Eva Manurung: Gaji Virgoun Jauh Lebih Besar
Salah satu poin paling menarik yang Eva lontarkan adalah soal motif ekonomi. Ia menepis anggapan bahwa Virgoun sengaja memperjualbelikan atau mengambil keuntungan finansial dari tersebarnya video CCTV tersebut. Menurutnya, tuduhan tersebut sama sekali tidak masuk akal jika melihat kondisi finansial sang putra saat ini.
Eva Manurung blak-blakan membandingkan pendapatan Virgoun dari dunia tarik suara dengan nilai video yang dipermasalahkan. "Gaji anak gue nyanyi lebih gede, ngapain anak gue perjualbelikan kayak begituan," ujar Eva dengan penuh percaya diri. Baginya, Virgoun tidak memiliki alasan sama sekali untuk menempuh cara-cara kotor demi mendapatkan uang, mengingat kariernya sebagai musisi masih sangat menjanjikan.
Fokus Lindungi Cucu: Jejak Digital Adalah Penyakit Masa Depan
Selain membela harga diri anaknya, Eva sangat mengkhawatirkan dampak psikologis yang akan diterima oleh cucu-cucunya. Ia menilai bahwa spekulasi dan tudingan tanpa bukti yang ramai di media infotainment hanya akan menjadi beban bagi generasi mendatang. "Cuman menambah penyakit untuk cucu-cucu gue di kemudian hari," imbuhnya dengan nada prihatin.
Eva menduga ada motif tersembunyi atau agenda tertentu dari pihak Insanul Fahmi yang sengaja melancarkan serangan verbal ini. Ia merasa heran mengapa pihak-pihak tersebut begitu getol menyudutkan Virgoun saat suasana hukum sebenarnya sedang sangat panas. Hal inilah yang memicu Eva untuk terus bersuara keras guna mengimbangi narasi negatif yang berkembang luas.
Pesan Menohok untuk Media dan Pihak Penuding
Sebelum mengakhiri pernyataannya, Eva Manurung memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang bicara tanpa dasar di program-program infotainment. Ia merasa lelah dengan gaya bicara pihak-pihak yang merasa paling benar namun justru memperkeruh suasana. Ia mengingatkan agar semua pihak lebih bijak dalam mengeluarkan pernyataan ke publik.
"Sembarangan bicaranya kalian semua di infotainment, suka-suka kalian semua," tandas Eva menutup pembicaraan. Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa keluarga Virgoun siap mengambil langkah apa pun untuk melindungi integritas mereka jika tudingan penyebar video CCTV ini terus digulirkan tanpa bukti kuat.