dr. Haryanto, Sp.JP, dokter spesialis jantung yang melakukan pemeriksaan medis terhadap almarhumah, memastikan hasil uji laboratorium menunjukkan hasil negatif terhadap zat-zat terlarang.
"Kami perlu meluruskan simpang siur yang ada. Berdasarkan hasil pemeriksaan toksikologi yang mendalam, tidak ditemukan jejak alkohol, narkotika, maupun zat adiktif lainnya dalam tubuh pasien. Kami pastikan kematian ini bukan disebabkan overdosis," tegas dr. Haryanto.
Pernyataan ini sekaligus menutup ruang bagi isu negatif yang sempat menyudutkan mendiang di media sosial.
Detik-Detik Penemuan Tragis di Apartemen
Kronologi penemuan jenazah Lula Lahfah bermula pada Jumat malam, 23 Januari 2026.
Kecurigaan muncul ketika Asisten Rumah Tangga (ART) mendiang merasa janggal karena ketukan pintunya tidak kunjung mendapat respons sejak sore hari.
Sekitar pukul 18.44 WIB, petugas keamanan gedung akhirnya melakukan pembukaan paksa unit apartemen tersebut dan menemukan Lula dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Jenazah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati untuk prosedur penanganan awal sebelum akhirnya disemayamkan di Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto.
Meski penyebab kematian karena zat berbahaya telah dipatahkan, pihak terkait masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terhentinya detak jantung sang selebgram secara mendadak.
Selamat jalan, Lula Lahfah. Karya dan keceriaanmu akan selalu dikenang.