Film n Musik . 06/07/2026, 14:04 WIB

Che Cupumanik Rilis Single 'LUKA KOLEKTIF' Bersamaan dengan Buku Terbaru tentang Manusia Digital

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Musisi, penulis, sekaligus seniman Che Cupumanik resmi memperkenalkan karya terbarunya bertajuk LUKA KOLEKTIF, sebuah single yang dirilis bersamaan dengan buku LUKA KOLEKTIF MANUSIA DIGITAL: 30 Esai Menolak Mati dalam Algoritma.

Melalui dua medium yang saling melengkapi ini, Che menghadirkan refleksi mendalam mengenai relasi manusia dengan teknologi, media sosial, dan algoritma yang semakin membentuk kehidupan sehari-hari.

LUKA KOLEKTIF bukan sekadar lagu pendamping buku. Keduanya lahir sebagai satu karya utuh yang mengajak publik tidak hanya membaca gagasan, tetapi juga merasakan emosinya melalui musik.

Di balik lagu berdurasi beberapa menit tersebut, tersimpan proses kreatif yang panjang, penuh eksplorasi, diskusi, hingga momen-momen spontan yang memperlihatkan eratnya kolaborasi antar seniman.

Menjaga Identitas Solois Lewat Aransemen yang Intim

Dalam proses produksinya, Che Cupumanik bekerja sama dengan Ali Hamzah sebagai produser dan Adi Tamtomo sebagai programmer drum serta electronic percussion.

Sejak awal, tim produksi memiliki satu tujuan utama: memastikan LUKA KOLEKTIF tetap terdengar sebagai karya seorang solois, bukan musik yang berkarakter band.

Untuk mencapai nuansa tersebut, Adi Tamtomo menyisipkan berbagai elemen sampling digital secara halus sehingga tidak mendominasi lagu, tetapi mampu memperkaya atmosfer emosional yang dibangun sepanjang komposisi.

Referensi musik yang digunakan pun datang dari berbagai spektrum genre. Mulai dari tekstur elektronik khas Telefon Tel Aviv, nuansa gelap milik Crosses—proyek sampingan Chino Moreno—hingga sentuhan pop elegan ala KLa Project dan dinamika emosional yang mengingatkan pada karya-karya Coldplay.

Seluruh referensi tersebut diramu secara subtil agar memperkuat suasana lagu tanpa menghilangkan identitas musikal Che Cupumanik.

Ketika Drum Menjadi Tantangan Terbesa r

Produser Ali Hamzah mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam produksi lagu ini justru berada pada departemen drum dan perkusi.

Beberapa aransemen awal justru membawa lagu ke arah musik rock yang terlalu dominan, sesuatu yang tidak sesuai dengan konsep LUKA KOLEKTIF.

Di titik inilah peran Adi Tamomo menjadi sangat penting.

Dengan wawasan musik yang luas lintas genre, Adi mulai membangun ulang karakter ritmis lagu melalui detail-detail kecil, mulai dari pemilihan loops, pola ketukan, hingga pengaturan velocity yang presisi.

           
© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id