Kabar baik datang dari pemeriksaan istri Onadio Leonardo. Tim penyidik telah melakukan pemeriksaan dan tes urine secara menyeluruh terhadap keduanya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa istri Onad dinyatakan negatif mengandung narkoba. "Istrinya sudah menjalani pemeriksaan dan tes urine pada hari Kamis, hasilnya negatif. Yang bersangkutan juga sudah dipulangkan," terang polisi. Fakta ini tentu menjadi angin segar di tengah badai kasus yang menimpa Onad.
Sementara itu, hasil tes urine Onad sendiri menunjukkan hasil positif mengandung zat ganja dan ekstasi, sesuai dengan barang bukti yang ditemukan.
Kesimpulan: Fokus Aparat pada Jaringan Pemasok Narkotika
Kasus Onadio Leonardo ini mengajarkan kita pentingnya kewaspadaan terhadap tekanan masalah pribadi yang bisa menjerumuskan seseorang ke dunia gelap narkoba. Motifnya yang dilatarbelakangi masalah personal membuatnya kini berstatus korban, sehingga ia memiliki hak untuk menjalani rehabilitasi.
Polisi menunjukkan langkah yang progresif dengan langsung menindak tegas RK, si pemasok narkotika. Penangkapan RK di Sunter dengan barang bukti ekstasi dan sabu membuktikan fokus aparat saat ini adalah memutus rantai peredaran narkoba, sementara pengguna seperti Onad diarahkan untuk menjalani pemulihan melalui rehabilitasi. Kita tunggu bersama hasil assessment dari BNNP Jakarta yang akan menentukan nasib rehabilitasi Onad selanjutnya. - Rafi Adhi/Disway -